Angel Wing Heart

nuni_nunita

my small notes

what should I do?
I just forget about my reason...

Dulu, aku selalu saja punya alasan untuk melihatnya. Aku selalu punya alasan untuk berbicara dengannya. Aku selalu punya alasan untuk bertemu dengannya. Kapanpun aku mau, kapanpun aku merindukannya. Aku selalu punya alasan untuk menulis. Di sini. Salah satu caraku untuk berbicara secara tak langsung dengannya.

Ketika semuanya telah berubah menjadi kebiasaan, sedikit demi sedikit aku menjadi lupa. Aku tidak tahu, apa alasanku dulu untuk melihatnya. Karena sekarang, aku justru punya alasan lain untuk menghindarinya. Aku tidak tahu, apa alasanku dulu untuk berbicara dengannya. Karena sekarang, aku punya alasan lain untuk diam dan tak menjawab pertanyaannya. Aku tidak tahu, alasanku untuk bertemu dengannya. Karena sekarang, aku punya alasan lain untuk kembali menjadi seseorang yang mengamatinya dari jauh. Kemudian aku lupa, berbicara dengannya lewat tulisanku. Ketika aku sedih, bahkan ketika aku benar-benar bahagia.

Aku benar-benar lupa. Setelah semua kebiasaan-kebiasaan lama tergantikan dengan kebiasaan-kebiasaan baruku. Aku menjadi orang lain yang kembali tidak mengenalnya sama sekali. Aku lupa. Entah bertahan sampai kapan.

i'm just wake up from my sweetest dream...
and when i see your smile,,
my dreams continues...

Apa ada yang pernah meragukan keindahan pagi?
Ketika debu dan bising mesin masih belum merusak damai. Saat langit masih terlihat enggan bangun dari malam panjang. Lalu semburat merah muncul di lengkungan timur kemudian memperindah pagi. Siapa yang akan menolak daya tariknya?

Apa ada yang pernah meragukan ketenangan rintik hujan?
Saat orang-orang dipaksa untuk berhenti sejenak menikmati tiap detik dan tiap tetesan air yang menguapkan tanah dan menghembuskan udara dingin. Membelai dengan ketenangannya. Lalu kita akan terdiam sejenak, kemudian berfikir. Siapa yang tidak terpengaruh dengan ruang kosong yang disediakannya untuk merenung?

Pagi dan hujan.
Meski tanpa sapaan matahari, meski hanya dengan tetesan air yang jatuh setitik demi setitik, meski hanya duduk dan memandang tarian-tarian para pengejar mimpi. Tapi semuanya memang terasa sempurna.
Apa lagi yang lebih indah dibandingkan pagi, hujan, dan senyummu?

Diberdayakan oleh Blogger.
Just my small notes Hope you enjoy this blog... :)

Pengunjung

About Me

Pengikut