Angel Wing Heart

nuni_nunita

my small notes

can't you just turn around and look at me?
at least pause your step so that I can take one step towards you..
or should we walk in our own path?

Pernah tidak kamu melangkahkan kaki ke arah seseorang yang membat jantungmu berdetak sangat kencang? Untuk seseorang yang membuatmu tersenyum pada hujan. Untuk seseorang yang membuatmu mengagumi senja. Untuk seseorang yang membuatmu jatuh cinta pada langit. Namun, kemudian langkahmu terhenti. Saat dia kemudian tak lagi berbalik kearahmu. Dan hatimu kemudian ragu. Benarkah dia?

Punggung yang selama ini kulihat. Dia. Seseorang yang kehadirannya seolah menjadi keindahan yang dititipkan Tuhan. Seseorang yang tanpa sadar membiarkanku menitipkan hatiku padanya. Seseorang yang mungkin belum mengerti, atau tidak akan pernah mengerti, bahwa sedetik kehadirannya begitu berarti. Dan kini orang yang sama, yang tak lagi kukenali. Punggung yang sama yang kini seolah enggan menyapa.

Sepertinya hari itu mungkin benar-benar akan datang. Saat dia, yang kini berada di hadapanku, akan memilih berjalan dengan seseorang yang kepadanyalah hatinya telah berlabuh. Suatu saat. Orang yang selama ini selalu tersenyum mengarah kepadaku, akan memilih untuk berbalik dan berjalan berlawanan dengan arah jalanku. Suatu saat nanti. Aku akan tersenyum. Lagi. Sendiri. Karena mungkin dia memilih pergi.

Aku kembali menarik nafas. Panjang. Dan menghembuskannya dengan sangat berat.

Suatu saat aku akan kembali berharap dia akan berbalik, melihatku yang tetap berada di tempat yang sama dan kembali percaya padaku. Suatu saat, aku akan merindukannya. Aku tahu.

Tidak bisakah mencinta menjadi hal yang sederhana saja?

Because the song of the loneliness,,
when I can't see you again..

Katanya, terlalu banyak terluka dan merasakan sakit membuat orang lupa bagaimana cara menangis. Terlalu sering menunggu membuat orang lupa bagaimana rasanya berlari dan merasakan angin menerpa wajah kita. Terlalu berharap pada sesuatu yang mungkin tidak akan terjadi pada akhirnya akan memberikan rasa sakit yang terlalu besar.

How are you my heart? Bagaimana keadaanmu??
Apakah senja masih terlihat indah bagimu, seperti aku melihatnya sekarang? Aku takut aku kembali memaksamu untuk percaya pada seseorang dan sekali lagi membuatmu tersakiti. Aku tidak mau, lagi, kau berpura-pura baik-baik saja dan membiarkanku jatuh terlalu dalam.

Maaf untuk keegoisanku. Sekali lagi. Maaf. Kemarin, saat ini, dan mungkin sampai esok aku akan tetap menjadi seseorang yang terlalu sering menyusahkanmu. Sudah berapa banyak bekas luka dan kenangan yang kutitipkan padamu? Kau yang paling tahu, tentang betapa aku gampang lupa tentang rasa sakit dan membiarkanmu mengobatinya sendiri. Kau yang paling tahu, tentang betapa aku sering terperangkap dengan perasaan yang membawaku terbang lebih dekat pada langit.

How are you my heart? Bagaimana keadaanmu??
Sudah seberapa jauh kita berjalan? Lelahkah kau? Kau telah menyimpan segalanya sendiri selama ini. Bahkan kau tersenyum meski aku tahu semuanya tidak baik-baik saja. Aku selalu terpukau dengan cahaya merah muda yang menyilaukan. Terlalu indah.

Maafkan aku. Untuk kesekian kalinya. Maaf karena sekali lagi, aku mungkin akan memberikanmu luka lain dan kenangan lain untuk disimpan. Jangan buat aku berhenti dan menyerah. Kau tahu betapa aku menyukai langit, laut, dan hujan bukan? Kau juga harus tahu bahwa aku menyukainya.

Maaf karena aku kembali mengganggu ketenanganmu.

Diberdayakan oleh Blogger.
Just my small notes Hope you enjoy this blog... :)

Pengunjung

About Me

Pengikut